Hari demi hari ku tak tahu apa yang kini mengganggu pikiranku.
semua begitu ambigu untukku.
terlalu abu-abu unutk kejelasan.
Ku hanya punya satu hati yang suatu saat dapat merasakan sakit.
suatu saat entah Kau akan bahagiakan hati ini atau bahkan akan Kau sakiti.
semua terlihat semu tuk dijalani.
Namun aku hanya ingin memulai baru dan harus dari mana ku memulai nya.
Tak ingin memulai, hanya ingin berjalan sesuai arah.
Namun tak pernah ada arah yang sejalan untuk ku.
Kau terlalu semu untukku.
Hari demi Hari ku lalui hanya bermodalkan hati yang tulus.
Hati yang akan terlihat bodoh untukmu.
Hati yang tak pernah Kau anggap.
Sekali waktu ku ingin mengakhiri nya sekali waktu itu pun.
Aku hanya terpejam tak berkata apa-apa.
Hati ini seakan mati dan tak akan hidup kembali.
Mengapa hati ini harus berhenti di dirimu.
Hati ini tak mengizinkanku untuk merasakan kebahagiaan.
Waktu Kau hanya mengacuhkanku, tak anggap ku ada.
Saat itulah hatiku hancur namun hanya diam yang kulakukan.
Semua hanya tau kita yang bahagia, walau sbenernya ada yang sakit diantara kita.
Begitu sakit saat hati ini terluka.
Dalam 1 detik hati ini hancur .
Sunyi yang ku rasa dan kekosongan hati.
Dulu Kau berikan ku cahaya namun cahaya itu tak bercahaya lagi.
Kau berikan ku tawa, canda, dan kebahagiaan yang membuat ku takut untuk terhenti.
Aku tak tahu seserius apakah kau dengan ku.
Aku tak tahu hati ini untuk siapa ?
Aku sempat berfikir bahwa tak ada lagi seseorang yang mencintai dengan ketulusan.
Ku harap Kau mengerti isi hatiku.
Tanpa harus ku katakan sejujurnya kepadamu.
Ku tersihir oleh semua yang kau berikan kepadaku.
Tawa dan canda mu seakan ingin sirna dari diriku.
Kau hanya mengerti diriku yang akan tersenyum dihadapanmu.
Meskipun hatiku menangis meratapi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar