Rabu, 28 Mei 2014

Ku berjalan seolah ku tak memiliki arah . Ku lalui setiap hempasan angin . Ku lihat setiap lalu lalang kendaraan yang memiliki arah . Namun terkadang ku bertanya, kemana arah kaki ku akan melangkah ? saat hati ku ingin melangkah ke kiri seolah kaki ku terasa kaku begitu pun saat aku ingin melangkah ke kanan . Namun ketika aku ingin berjalan mundur ke belakang aku sangat takut . Aku takut akan masa lalu dan kenangan yang menghancurkan ku . Aku takut akan bayang-bayang semu yang akan menghantui hidupku . Kini ku harus melangkah maju namun aku pun takut terjatuh dan tak ada yang dapat membangunkan ku . Semua begitu menakutkan ku . Ketika saat malam pun tiba aku melihat cahaya bintang yang selalu menemani arah kaki ku melangkah . Sinar nya yang membuat ku seolah tak pernah kehilangan arah . Kini semua terlihat gelap tak ada sedikit cahaya pun yang dapat menuntun ku . Hingga waktu nya pun tiba aku menemukan arah kaki ku yaitu Bulan . Dia seperti Bulan yang dapat memberi ku tawa dan tangis . Bulan itu slalu memberi ku makna akan cinta sejati . Makna akan mencintai dan dicintai . Dan arah ku memilih untuk mencintai , sebab saat ku dicintai ku takkan pernah dapat merasakan kebahagiaan cinta yang ku rasa . Tetapi jika aku memilih mencintai aku dapat mengerti arti cinta dan arti memiliki . Hingga waktu berlalu begitu saja tak dapat ku hitung waktu ku bersama bulan dan aku pun terlelap didalamnya . Hingga arah kaki ku pun berpijak dan aku dapat merasakannya . Pada akhirnya waktu demi waktu yang aku lalui sirna begitu saja saat Bulan pergi meniggalkan ku . Bulan tak memberiku cahaya dan sinar nya lagi . Dan kini arah kaki ku terhenti begitu saja . Hatiku sangat lah hancur . Kini ku hanya termenung hingga arah ku dapat ku temui kembali . Ku hanya dapat duduk bersendagurau bersama angan-angan semu ku . Kini hidup itu menjadi abu-abu untukku jalani . Tak dapat lagi ku rasakan pijakan kaki menyentuh tanah . Dan aku hanya termenung menatap hari-hari yang aku lalui tanpa arah . Bulan hanya bayang mu yang dapat ku rasakan saat ini . Tangan mu yang seolah menuntun ku menemukan arah. Mata mu yang seakan menatap ku dengan tajam . Senyum mu yang seolah akan mengubah hari-hari ku . Kini semua itu hanyalah mimpi ku . Jika aku adalah seorang pemimpi maka jangan pernah kau bangunkan ku dari tidur panjang ku . Izinkan ku untuk terus terlelap . Jika hanya dengan terlelap ku dapat merasakan kehadiran mu , Bulan . 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar